Wednesday, October 10, 2018

Progress Majestic Point Serpong September 2018

Prioritas Land Indonesia menjalin kerja sama dengan Universitas Esa Unggul  untuk menghadirkan program inernasional di salah satu proyek hunian Majestic Point Serpong di Serpong, Tangerang.
     
"Kerja sama ini merupakan langkah strategis yang menguntungkan tidak saja bagi kami tetapi juga Universitas Esa Unggul," kata Direktur PT Prioritas Land Indonesia, Marcellus Chandara di Serpong, Tangerang, Senin.

Menurut Marcellus hadirnya program internasional Universitas Esa Unggul di Majestic Point Serpong (MPS) akan membuat tingkat hunian bertambah. 
     
"Selain banyaknya mahasiswa yang berkuliah, unit yang tersisa juga bisa terjual dan bisa memberi kepastian sewa bagi investor yangg membeli untuk disewakan," ujar Marcellus. 
     
Saat ini, harga jual per unit mulai dari Rp470 juta untuk tipe studio dengan luas 22,9 meter persegi dan Rp1,2 miliar untuk ukuran 54 meter persegi. 
   
"Bulan ini, kami juga menawarkan hadiah Logam Mulia 10 gram dan subsidi uang muka  5 persen,” kata Marcellus.
     
Majestic Point Poin Serpong terdiri dua tower setinggi 32 lantai yang terdiri dari 900 unit apartemen dan dilengkapi dengan 50 unit sarana pendukung berupa kios, SOHO (Small Office Home Office), dan ruko (rumah toko).
   
Kampus Esa Unggul Program Internasional menempati area podium dengan luas 1000 meter persegi, atau terdiri dari dua lantai, kata Marcellus.
     
Sementara itu, Dr. Fransiskus Adikara, Direktur Kampus Internasional Gading Serpong, Univesitas Esa Unggul mengungkapkan, pihaknya akan menjadikan kampus yang terletak di Majestic Point Serpong, yang berlokasi di Gading Serpong ini sebagai pusat untuk semua Program Internartional Universitas Esa Unggul dengan standart internasional, baik di pelayanan, sarana dan prasarana.
     
Universitas Esa Unggul, kata Frans, sengaja menjadikan Gading Serpong sebagai pusat untuk program internasional, pasalnya wilayahnya sangat mendukung, baik dari segi infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi yang sangat baik.
     
“Kalau dari segi market, Gading Serpong sangat mendukung, karena banyak sekali calon-calon mahasiswa dari kalangan ekonomi menengah atas di daerah ini. Bahkan kedepannya, kami akan memindahkan semua Program Internasional yang saat ini ada di Kampus Pusat Kebon Jeruk ke Kampus Internasional Gading Serpong,” kata Frans.

Frans menuturkan, Kampus Internasional Gading Serpong, Universitas Esa Unggul secara resmi akan mulai menjalankan perkuliahan pada Senin, 3 September 2018.
     
Kampus International Gading Serpong Universitas Esa Unggul, sambung Frans, saat ini telah menjaling kerjasama dengan sejumlah universitas di berbagai negara, seperti Inggris, China, Taiwan, dan lain sebagainya.
   
Para mahasiswa kami akan menjalankan perkuliahan selama 2 tahun di Indonesia dan 2 tahun di kampus luar negeri contohnya China, yang telah menjadi mitra kami. Setelah lulus, para mahasiswa kami akan menguasai Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin yang tentu saja menjadi modal soft skill yang sangat mendukung hard skill-nya yang diperoleh selama perkuliahan, kata Frans.

Tuesday, May 15, 2018

Progress Majestic Point Serpong 2018

PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) menggandeng Prioritas Land untuk penyaluran produk Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

Mortgage Products Development Head MNC Bank Ferdi Diapari menjelaskan, dalam rangka mendorong kinerja perseroan terutama pada peraihan kredit konsumer, pihaknya meningkatkan kerja sama dengan berbagai mitra. Salah satunya dengan Prioritas Land, di mana MNC Bank merupakan mitra dalam penjualan apartemen.

“Kemitraan ini selain karena segmentasi apartemen masih sesuai dengan segmen yang kami kejar, juga karena portofolio yang bagus seperti Tower pertamanya berhasil terjual 95% dalam sehari,” ujar Ferdi Diapari di sela acara Launching Tower Baru Apartemen Majestic Point Serpong (MPS) di Serpong, Minggu (11/3/2018).

Dalam acara tersebut, perusahaan yang berada dalam naungan MNC Group ini mengenalkan dan menjual produk KPA kepada para calon konsumen yang datang di acara peluncuran yang diselenggarakan oleh pihak pengembang di MPS Tower Lucia.

“Kerja sama penjualan apartemen tersebut menjadi salah satu upaya mendongkrak kinerja peraihan mortgage karena selain memiliki lokasi yang strategis, juga memiliki segmentasi mahasiswa sehingga sesuai dengan salah satu target bank,” tambah Ferdi.

Sementara itu, GM Prioritas Land Indonesia Sammy Maramis menerangkan bahwa dengan menjadikan MNC Bank sebagai mitra penyaluran KPA, penjualan dari tower yang baru akan meningkat dan mengalahkan rekor penjualan tower pertama. Hal tersebut tidak terlepas dari strategisnya posisi apartemen MPS dan konsep berorientasi edukasi, serta fasilitas KPA dari MNC Bank yang mumpuni.
“Apartemen menjadi pilihan tepat bagi mahasiswa dan professional muda. Selain karena lokasinya yang strategis di segitiga emas Serpong, Karawaci, dan BSD, apartemen Majestic Point Serpong juga memiliki konsep sebagai Living and Education Center,” katanya.

Program yang diusung dalam Penjualan Apartemen Majestic Point Serpong saat ini adalah kemudahan dalam memiliki usaha dalam bidang kos. Hanya bermodalkan awal Rp10 juta saja sudah bisa memiliki kos-kosan dengan pendapatan pasif yang sudah dijamin oleh pengembang sampai dengan 5 tahun.

Selain itu, ada juga program bundling yang ditawarkan berupa Instant Approval Kredit Mobil oleh MNC Finance, Instant Approval Kartu Kredit MNC Bank, Program cicilan dari MNC Travel, serta gratis berlangganan 6 bulan MNC Vision bagi Nasabah KPA Apartemen Majestic Point Serpong melalui MNC Bank.

Ferdi Diapari berharap kerjasama antara MNC Bank dengan Prioritas Land dapat terus berlanjut untuk proyek-proyek di masa mendatang.

Perlu diketahui, selain menjadi mitra dalam penjualan KPA, MNC Bank juga menyalurkan kerja sama pembiayaan senilai Rp150 miliar kepada Prioritas Land sebagai developer apartemen MPS pada April 2017.

Untuk penjualan KPA dari apartemen  MPS sendiri, Ferdi optimistis akan menuai sukses didasarkan kepada kepercayaan dan kepuasan konsumen terhadap properti.

“Hal tersebut didukung oleh penjualan pasar kedua (second market) yang tinggi, lokasi strategis, dan fasilitas utama yang terintegrasi. Selain itu, diharapkan juga mampu mendongkrak kinerja mortgage untuk berkontribusi terhadap target kredit 2018 MNC Bank di kisaran 10-12%,” tutup Ferdi.